Literasi Psikologi Olahraga untuk Remaja 19–20 Tahun: Bekal Mental bagi Atlet dan Non-Atlet
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kali ini menghadirkan sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa, khususnya mereka yang aktif berolahraga maupun yang sedang berjuang menjaga performa akademik. Tim Psikologi Olahraga mengadakan kegiatan literasi psikologi olahraga untuk remaja usia 19–20 tahun, dengan tujuan membantu mahasiswa memahami bahwa prestasi—baik di kelas maupun arena olahraga—tidak hanya ditentukan oleh fisik, tetapi juga oleh kekuatan mental. Mengenal Psikologi Olahraga dengan Cara yang Lebih Dekat Dalam kegiatan ini, para peserta diajak mengenal berbagai aspek psikologis yang sangat memengaruhi performa, seperti: ✨ Emosi ✨ Agresivitas ✨ Motivasi ✨ Kecerdasan ✨ Kepercayaan diri ✨ Kecemasan ✨ Kedisiplinan Pemahaman tentang aspek-aspek tersebut sangat penting, karena banyak mahasiswa yang mengalami tekanan baik dalam perkuliahan maupun dalam kompetisi olahraga. Menjaga mental tetap stabil ternyata kunci untuk tetap tampil optimal. Dipandu oleh Tim Ahli Psikologi Olahraga Kegiatan PKM ini dikoordinir oleh Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes., bersama tim yang terdiri dari: Dr. Imam Marsudi, M.Si Drs. Machfud Irsyada, M.Pd. M. Fathur Rohman, S.Pd., M.Pd. Testa Adi Nugraha, S.Pd., M.Pd. Gita Benefita S., S.Psi., M.Sc. Mitra PKM selama ini kerap menghadapi masalah seperti sulit fokus, menurunnya performa saat kompetisi, dan tantangan mempertahankan prestasi akademik. Karena itu, tim memberikan pembekalan mengenai strategi mental, seperti reinforcement, komunikasi efektif, self-confidence, imagery, hingga cara mempertahankan konsentrasi. Membentuk Generasi Muda Tangguh dan Mandiri Kegiatan ini sangat relevan bagi mahasiswa yang sedang memasuki fase menuju dewasa. Mereka dibekali kemampuan untuk menjadi generasi muda yang: 🔥 Tangguh menghadapi tekanan 🔥 Sehat jasmani dan rohani 🔥 Mampu mengelola emosi dan kecemasan 🔥 Tidak mudah menyerah 🔥 Siap menghadapi tantangan akademik maupun kompetisi Tidak hanya itu, hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan positif pada skala kesehatan mental para peserta PKM. Mereka merasa lebih siap menghadapi tekanan baik di kampus maupun di lapangan. Harapan untuk Keberlanjutan Kegiatan Peserta berharap kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya. Pembekalan psikologi olahraga terbukti mampu meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan mental serta memberikan strategi praktis yang bisa digunakan setiap hari. Melalui kegiatan ini, tercipta generasi muda yang lebih percaya diri, bermental kuat, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.